Minggu, 03 April 2011

Pemilu di Indonesia

Pada awalnya ditujukan untuk memilih anggota lembaga perwakilan, yaitu DPRDPRD Provinsi, danDPRD Kabupaten/Kota. Setelah amandemen keempat UUD 1945 pada 2002, pemilihan presiden dan wakil presiden (pilpres), yang semula dilakukan oleh MPR, disepakati untuk dilakukan langsung oleh rakyat sehingga pilpres pun dimasukkan ke dalam rezim pemilu. Pilpres sebagai bagian dari pemilu diadakan pertama kali pada Pemilu 2004. Pada 2007, berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007, pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah (pilkada) juga dimasukkan sebagai bagian dari rezim pemilu. Di tengah masyarakat, istilah "pemilu" lebih sering merujuk kepada pemilu legislatif dan pemilu presiden dan wakil presiden yang diadakan setiap 5 tahun sekali.

Pemilihan umum di Indonesia menganut asas "Luber" yang merupakan singkatan dari "Langsung, Umum, Bebas dan Rahasia". Asal "Luber" sudah ada sejak zaman Orde Baru. Langsung berarti pemilih diharuskan memberikan suaranya secara langsung dan tidak boleh diwakilkan. Umum berarti pemilihan umum dapat diikuti seluruh warga negara yang sudah memiliki hak menggunakan suara. Bebas berarti pemilih diharuskan memberikan suaranya tanpa ada paksaan dari pihak manapun, kemudian Rahasia berarti suara yang diberikan oleh pemilih bersifat rahasia hanya diketahui oleh si pemilih itu sendiri.
Kemudian di era reformasi berkembang pula asas "Jurdil" yang merupakan singkatan dari "Jujur dan Adil". Asas jujur mengandung arti bahwa pemilihan umum harus dilaksanakan sesuai dengan aturan untuk memastikan bahwa setiap warga negara yang memiliki hak dapat memilih sesuai dengan kehendaknya dan setiap suara pemilih memiliki nilai yang sama untuk menentukan wakil rakyat yang akan terpilih. Asas adil adalah perlakuan yang sama terhadap peserta pemilu dan pemilih, tanpa ada pengistimewaan ataupun diskriminasi terhadap peserta atau pemilih tertentu. Asas jujur dan adil mengikat tidak hanya kepada pemilih ataupun peserta pemilu, tetapi juga penyelenggara pemilu itu tersebut.
Sepanjang sejarah Indonesia, telah diselenggarakan 10 kali pemilu anggota lembaga legislatif yaitu pada tahun 1955, 1971, 1977, 1982, 1987, 1992, 1997, 1999, 2004, dan 2009.

Pemilu 1955

Pemilu pertama dilangsungkan pada tahun 1955 dan bertujuan untuk memilih anggota-anggota DPR dan Konstituante. Pemilu ini seringkali disebut dengan Pemilu 1955, dan dipersiapkan di bawah pemerintahan Perdana Menteri Ali Sastroamidjojo. Namun, Ali Sastroamidjojo mengundurkan diri dan pada saat pemungutan suara, kepala pemerintahan telah dipegang oleh Perdana Menteri Burhanuddin Harahap.
Sesuai tujuannya, Pemilu 1955 ini dibagi menjadi dua tahap, yaitu:
  • Tahap pertama adalah Pemilu untuk memilih anggota DPR. Tahap ini diselenggarakan pada tanggal 29 September 1955, dan diikuti oleh 29 partai politik dan individu,
  • Tahap kedua adalah Pemilu untuk memilih anggota Konstituante. Tahap ini diselenggarakan pada tanggal 15 Desember 1955.

Pemilu 1971


Pemilu berikutnya diselenggarakan pada tahun 1971, tepatnya pada tanggal 5 Juli 1971. Pemilu ini adalah Pemilu pertama setelah orde baru, dan diikuti oleh 10 partai politik.
Pada tahun 1975, melalui Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1975 tentang Partai Politik dan Golkar, diadakanlah fusi (penggabungan) partai-partai politik, menjadi hanya dua partai politik (yaitu Partai Persatuan Pembangunan dan Partai Demokrasi Indonesia) dan satu Golongan Karya.

Pemilu 1977-1997

Pemilu-Pemilu berikutnya dilangsungkan pada tahun 1977, 1982, 1987, 1992, dan 1997. Pemilu-Pemilu ini diselenggarakan dibawah pemerintahan Presiden Soeharto. Pemilu-Pemilu ini seringkali disebut dengan "Pemilu Orde Baru". Sesuai peraturan Fusi Partai Politik tahun 1975, Pemilu-Pemilu tersebut hanya diikuti dua partai politik dan satu Golongan Karya. Pemilu-Pemilu tersebut kesemuanya dimenangkan oleh Golongan Karya.

Pemilu 1999


Pemilu berikutnya, sekaligus Pemilu pertama setelah runtuhnya orde baru, yaitu Pemilu 1999 dilangsungkan pada tahun 1999 (tepatnya pada tanggal 7 Juni 1999) di bawah pemerintahan Presiden BJ Habibie dan diikuti oleh 48 partai politik.
Walaupun Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan meraih suara terbanyak (dengan perolehan suara sekitar 35 persen), yang diangkat menjadi presiden bukanlah calon dari partai itu, yaitu Megawati Soekarnoputri, melainkan dari Partai Kebangkitan Bangsa, yaitu Abdurrahman Wahid (Pada saat itu, Megawati hanya menjadi calon presiden). Hal ini dimungkinkan untuk terjadi karena Pemilu 1999 hanya bertujuan untuk memilih anggota MPR, DPR, dan DPRD, sementara pemilihan presiden dan wakilnya dilakukan oleh anggota MPR.

Pemilu 2004


Pemilu 2004 merupakan pemilu pertama di mana para peserta dapat memilih langsung presiden dan wakil presiden pilihan mereka. Pemenang Pilpres 2004 adalah Susilo Bambang Yudhoyono. Pilpres ini dilangsungkan dalam dua putaran, karena tidak ada pasangan calon yang berhasil mendapatkan suara lebih dari 50%. Putaran kedua digunakan untuk memilih presiden yang diwarnai persaingan antara Yudhoyono dan Megawati yang akhirnya dimenangi oleh pasangan Yudhoyono-Jusuf Kalla.
Pergantian kekuasaan berlangsung mulus dan merupakan sejarah bagi Indonesia yang belum pernah mengalami pergantian kekuasaan tanpa huru-hara. Satu-satunya cacat pada pergantian kekuasaan ini adalah tidak hadirnya Megawati pada upacara pelantikan Yudhoyono sebagai presiden.

Pemilu 2009

Pilpres 2009 diselenggarakan pada 8 Juli 2009. Pasangan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono berhasil menjadi pemenang dalam satu putaran langsung dengan memperoleh suara 60,80%, mengalahkan pasangan Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto dan Muhammad Jusuf Kalla-Wiranto.

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Rabu, 16 Maret 2011

Tugas Pendidikan Kewarganegaraan (Part 2)

1. Jelaskan Pelaksanaan Demokrasi di Negara Indonesia saat ini !
Jawab :
Semenjak kemerdekaan 17 agustus 1945, UUD 1945 memberikan penggambaran bahwa Indonesia adalah negara demokrasi. Dalam mekanisme kepemimpinannya Presiden harus bertanggung jawab kepada MPR dimana MPR adalah sebuah badan yang dipilih dari Rakyat. Sehingga secara hirarki seharusnya rakyat adalah pemegang kepemimpinan negara melalui mekanisme perwakilan yang dipilih dalam pemilu. Indonesia sempat mengalami masa demokrasi singkat pada tahun 1956 ketika untuk pertama kalinya diselenggarakan pemilu bebas di indonesia, sampai kemudian Presiden Soekarno menyatakan demokrasi terpimpin sebagai pilihan sistem pemerintahan. Setelah mengalami masa Demokrasi Pancasila, sebuah demokrasi semu yang diciptakan untuk melanggengkan kekuasaan Soeharto, Indonesia kembali masuk kedalam alam demokrasi pada tahun 1998 ketika pemerintahan junta militer Soeharto tumbang. Salah satu pilar demokrasi adalah prinsip trias politica yang membagi ketiga kekuasaan politik negara (eksekutif, yudikatif dan legislatif) untuk diwujudkan dalam tiga jenis lembaga negara yang saling lepas (independen) dan berada dalam peringkat yg sejajar satu sama lain. Kesejajaran dan independensi ketiga jenis lembaga negara ini diperlukan agar ketiga lembaga negara ini bisa saling mengawasi dan saling mengontrol berdasarkan prinsip checks and balances.
Ketiga jenis lembaga-lembaga negara tersebut adalah lembaga-lembaga pemerintah yang memiliki kewenangan untuk mewujudkan dan melaksanakan kewenangan eksekutif, lembaga-lembaga pengadilan yang berwenang menyelenggarakan kekuasaan judikatif dan lembaga-lembaga perwakilan rakyat (DPR, untuk Indonesia) yang memiliki kewenangan menjalankan kekuasaan legislatif. Di bawah sistem ini, keputusan legislatif dibuat oleh masyarakat atau oleh wakil yang wajib bekerja dan bertindak sesuai aspirasi masyarakat yang diwakilinya (konstituen) dan yang memilihnya melalui proses pemilihan umum legislatif, selain sesuai hukum dan peraturan.

2. Bagaimana Bangsa Indonesia mengelola SDA berdasarkan pemikiran aspek kewilayahan?
Jawab :
Begitu banyak SDA yang berada di Indonesia. Hampir di setiap daerah di Indonesia memilik SDA yang melimpah. Itu semua merupakan asset yang sangat bermanfaat untuk Indonesia jika pengolahan dan pengembangannya di lakukan dengan baik. Tak sedikit orang dari Negara lain yang melirik dan menaksir akan SDA Negara kita. Mereka melihat SDA di Indonesia sebagai alat dan bahan untuk mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya. Semua nya itu perlu menjadikan perhatiaan khusus bagi kita semua dalam pemeliharaan dan pengembangan SDA tersebut. Dalam pelaksanaannya harus efektif dan efesien agar tidak ada salah satu pihak yang merasa dirugikan, dan sangat penting peran aktif tenaga para ahli dalam pelaksanaan program ini, sehingga besar manfaat yang akan diperoleh untuk Negara kita.

Senin, 28 Februari 2011

Tugas Pendidikan Kewarganegaraan

1. Jelaskan yang dimaksud kesamaan nilai perjuangan yang dapat menumbuhkan jiwa patriotik !
JAWAB:
Maksud dari kesamaan nilai perjuangan adalah adanya kepedulian dan memiliki rasa yang sama dalam mempertahankan nilai-nilai perjuangan untuk menumbuhkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia, sehingga dapat membangkitkan rasa semangat jiwa patriotik untuk membela dan melindungi negara Indonesia, serta mengisi kemerdekaan untuk mencapai tujuan bersama.

2. Jelaskan unsur deklaratif terbentuknya suatu Negara !
JAWAB:
Unsur deklaratif suatu negara adalah pengakuan terhadap suatu Negara dari Negara lain sebagai pertanda bahwa Negara tersebut telah di terima sebagai anggota baru dalam pergaulan antar Negara.
Pengakuan negara ada 2 cara ,yaitu secara DE FACTO dan DE JURE .
DEFACTO adalah suatu pengakuan terhadap negara baru yang didasarkan pada suatu fakta atau kenyataan bahwa negara itu telah mempunyai unsur–unsur pokok berdirinya negara. sedangkan DE JURE adalah Suatu pengakuan terhadap negara baru secara resmi menurut hukum. Pengakuan ini biasanya diberikan apabila negara yang mengakui sudah merasa yakin bahwa negara yang diakui benar–benar talah mampu mempertahankan kedaulatanya, sehingga negara baru itu dianggap telah mampu dan sanggup untuk memenuhi kewajiban– kewajiban internasioanl. Pengakauan de jure bersifat tetap, dan pengakuan ini dapat menimbulkan akibat antara negara yang mengakui dan yang diakui dapat mengadakan hubungan secara luas di segala bidang, misalnya hubungan diplomatik, hubungan konsuler.

Minggu, 28 November 2010

KONSEP DATA

PENGERTIAN
Konsep adalah sesuatu yang sudah disusun atau direncakan. Sedangkan data adalah kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan nyata. Kejadian adalah sesuatu yang terjadi pada saat tertentu. Kesatuan nyata adalah berupa suatu objek nyata seperti tempat, benda dan orang yang betul-betul ada dan terjadi.

KUTIPAN
Menurut Gordon B. Davis dalam bukunya Management Informations System : Conceptual Foundations, Structures, and Development menyebut informasi sebagai data yang telah diolah menjadi bentuk yang berguna bagi penerimanya dan nyata, berupa nilai yang dapat dipahami di dalam keputusan sekarang maupun masa depan.

PEMBAHASAN
Kegiatan manajemen data mencakup :
• Pengumpulan Data
• Integritas dan Pengujian
• Penyimpanan
• Pemeliharaan
• Keamanan
• Organisasi
• Pengambilan
1. Pengumpulan Data
Data yang diperlukan dikumpulkan dan dicatat dalam suatu formulir yang disebut dokumen sumber yang berfungsi sebagai input bagi system.
2. Integritas dan Pengujian
Data tersebut diperiksa untuk meyakinkan konsistensi dan akurasinya berdasarkan suatu peraturan dan kendala yang telah ditentukan sebelumnya.
3. Penyimpanan
Data disimpan pada suatu medium, seperti pita magnetic atau piringan magnetic.
4. Pemeliharaan
Data baru ditambahkan, data yang ada diubah, dan data yang tidak lagi diperlukan dihapus agar sumberdaya data (berkas) tetap mutakhir.
5. Keamanan
Data dijaga untuk mencegah penghancuran, kerusakan atau penyalahgunaan.
6. Organisasi
Data disusun sedemikian rupa untuk memenuhi kebutuhan informasi pemakai.
7. Pengambilan
Data tersedia bagi pemakai.
KONSEP DATABASE
o Pengertian Database
o Perangkat Lunak Database
o Menciptakan Database
o Menggunakan Databas
1. Pengertian Database
Database adalah sekumpulan data yang saling berhubungan atau berelasi mempresentasikan suatu organisasi dan tersimpan dalam media penyimpanan eksternal.
Tujuan utama dari data base adalah:
- Menghindari pengulangan data (redudansi)
- Mencapai indepedensi data (kemampuan untuk membuat perubahan dalam stuktur data tanpa membuat perubahan pada program yang memproses data. Indepedensi data dicapai dengan menempatkan spesifikasi dalam table dan kamus yang terpisah secara fisik dari program.
2. Perangkat Lunak Database
- Perangkat lunak yang menetapkan dan memelihara integritas logis antar file, baik eksplisit maupun implisit disebut system manajemen database (DBMS).
- Inovasi DBMS menampilkan perangkat lunak relasional dan sejumlah paket awal ditujukan bagi pemakai mainframe.
- SQL / DS (Structure Query Language / Data Systems) dan QBE(Quey by Example) dari IBM dan ORACLE dari Relational Software Inc.
3. Menciptakan Database
Proses menciptakan database mencakup tiga langkah utama, yaitu:
1. Menentukan Kebutuhan Data
Pada langkah ini dilakukan pendefinisian masalah, pemecahan masalah dan pemrosesan untuk menetapkan data.
2. Menjelaskan Data
Setelah elemen-elemen data yang diperlukan ditentukan, mereka dijelaskan dalam bentuk kamus data. Kamus data adalah suatu ensiklopedi dari informasi mengenai tiap elemen data. System kamus data dapat berupa kertas dan file computer. Jika berupa file, perangkat lunak khusus diperlukan untuk menciptakan dan memeliharanya serta mempersiapkannya untuk digunakan. Perangkat lunak tersebut disebut system kamus data.
3. Memasukan data
Setelah skema dan sub skema diciptakan, data dapat dimasukkan kedalam database. Hal ini dapat dilaksanakan dengan mengetik data langsung kedalam DBMS, membaca data dari pita atau piringan atau me-scan data secara optis. Data siap digunakan setelah berada dalam database.
4. Menggunakan Database
Pemakaian database dapat berupa orang / program aplikasi.
- Orang biasanya menggunakan database dari terminal dan mengambil data dan informasi dengan menggunakan query language. Query adalah permintaan informasi dari database dan query language adalah bahasa khusus yang user friendly yang memungkinkan computer dapat menjawab query.
- Program aplikasi menggunakan / mengambil database atau menyimpan data kedalamnya, data manipulation language (DML) khusus digunakan. Pernyataan-pernyataan DML ditanamkan dalam program aplikasi di titik-titik yang perlu.
PENUTUP
Proses pengumpulan hingga pengambilan pada data harus dilakukan dengan sebaik-baiknya, agar bermanfaat bagi yang membutuhkan data tersebut untuk masa sekarang maupun masa depan.
REFERENSI
http://andyku.wordpress.com/2008/11/21/konsep-data-mining/
http://statistik4life.blogspot.com/2009/11/konsep-dan-jenis-data.html
http://www.smartssolution.info/konsep-data-mining-dan-implementasi-penerapan
http://sbasuki.wordpress.com/2010/02/08/konsep-data-warehouse/
http://zonaekis.com/konsep-data-dan-informasi
http://putri-resti.blogspot.com/2010/06/konsep-data-mining.html
http://www.blogtopsites.com/outpost/92ff9d4d330cde5a26eed87a6eb8e2ec
http://blog.its.ac.id/dmpro/2010/02/12/konsep-data-dan-informasi/
http://www.widianto.org/2009/10/16/manajemen-data-dan-konsep-database/
http://yopieindra.blogspot.com/2010/10/konsep-data-stewardship-dalam-tata.html

MANAJEMEN SUMBER INFORMASI

PENDAHULUAN
Dalam kehidupan sehari-hari perlu adanya manajemen atau pengaturan sesuatu agar semua berjalan dengan baik sesuai tujuan yang hendak dicapai. Terlebih pada sebuah organisasi atau perusahaan penting sekali adanya manajemen. Sekali pun perusahaan tersebut hanyalah perusahaan kecil. Karena jika didalamnya tidak ada atau manejemennya tidak berjalan dengan baik, sangatlah sulit memperoleh tujuan yang akan dicapai. Tentunya keterlibatan dari semua pihak sangat berpengaruh dalam pembentukan manajemen yang solid.
KUTIPAN
1. Menurut Dr. SP. SIAGIAN dalam buku “FILSAFAT ADMINISTRASI” MANAGEMENT DAPAT DIDEFINISIKAN SEBAGAI “KEMAMPUAN ATAU KETERAMPILAN UNTUK MEMPEROLEH SUATU HASIL DALAM RANGKA PENCAPAIAN TUJUAN MELALUI ORANG LAIN”.
2. Menurut ORDWAY TEAD yang disadur oleh DRS. HE. ROSYIDI dalam buku “ORGANISASI DAN MANAGEMENT“, definisi Manajemen adalah “PROSES DAN KEGIATAN PELAKSANAAN USAHA MEMIMPIN DAN MENUNJUKAN ARAH PENYELENGGARAAN TUGAS SUATU ORGANISASI DI DALAM MEWUJUDKAN TUJUAN YANG TELAH DITETAPKAN “.
PEMBAHASAN
Informasi sumber daya manajemen berawal pada abad ke-20, 70, 80 terjadi di Amerika Serikat dan cepat awal pengembangan konsep baru, untuk akhir tahun 80-an, awal 90-an, teori manajemen sumber daya informasi dan praktek di kedua matang dan masyarakat pengaruh penting. Kinerja utama adalah Amerika Serikat dan negara-negara lain yang dibentuk dari perspektif sistem manajemen sumber daya informasi, seperti pemerintah AS pada tahun 1980 mengajarkan "Dokumen Pengurangan UU," jelas "sumber informasi manajemen" konsep, dan manajemen sumber daya informasi kerja persyaratan tertentu. Selain itu, CIO (Chief Information Officer, disebut sebagai CIO) telah menjadi sebuah perusahaan pemerintah yang dibentuk oleh para pengambil keputusan bertanggung jawab untuk posisi manajemen sumber daya informasi.
Informasi sebagai sumber strategis
• Informasi merupakan salah satu sumber yang dapat menghasilkan keuntungan kompetitif.
Caranya : Dengan memfokuskan pada pelanggan & membangun sistem informasi yang bisa meningkatkan arus informasi antara perusahaan dan elemen lingkungannya.
• Arus Informasi antara perusahaan dan pelanggan :
- Informasi yang menerangkan kebutuhan produk
- Informasi yang menerangkan penggunaan produk
- Informasi yang menerangkan kepuasan produk
Keuntungan kompetitif dicapai apabila :
1. Terjalinnya hubungan yang baik antara elemen-elemen
2. Diperlukan arus informasi dengan semua elemen-elemen lingkungannya
3. Pentingnya efisiensi operasi internal
Langkah pertama adalah menentukan tujuan organisasi kemudian direncanakan aktifitas setiap unit perusahaan.
 Pendekatan-pendekatan Top Down :
 Pendekatan studi tota
 Setiap manajer diinterview untuk menentukan kebutuhan informasi, kemudian sistem diimplementasikan sesuai dengan kebutuhan informasi.
 Perencanaan sumber informasi dengan mengidentifikasi kunci keberhasilan yang nenentukan keberhasilan dan kegagalan
 Misi, Tujuan, strategi dari perusahaan merupakan dasar tujuan, batasan, strategi perencanaan sistem.
 Proses pentransformasian dari susunan strategi organisasi menjadi susunan strategi SIM dinamakan proses perencanaan strategi SIM
 Perusahaan berusaha untuk menggunakan informasi untuk mencapai keuntungan kompetitif.
 Para eksekutif harus menyadari bahwa pelayanan informasi sebagai area fungsional.
 Adanya perencanaan strategi formal untuk sumber-sumber informasi
 Perencanaan strategis juga mengatur pemakai komputer.
PENUTUP
Keterlibatan semua pihak dalam pembentukan manajemen yang baik sangatlah penting. Karena dengan demikian dapat membantu dalam menyusun rencana atau strategi yang akan dijalankan. Jika semuanya itu dilakukan dengan baik, niscaya tujuan yang diinginkan akan tercapai dengan baik pula.
REFERENSI
http://ipoen.blogspot.com/2008/09/manajemen-sumber-informasi.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_manajemen_sumber_daya_manusia
http://yudianto01.wordpress.com/2010/01/02/pengenalanan-manajemen-sumber-informasi/
http://dieanonnenk.blogspot.com/2010/10/manajemen-sumber-daya-informasi-belajar.html
http://zonaekis.com/interaksi-antara-sumber-daya-manusia-dan-sistem-informasi
http://www.tekbar.net/id/system-integration/learning-information-resource-management-irm.html
http://ipoen.blogspot.com/2008/09/manajemen-sumber-informasi.html
http://www.indonesiango.org/id/artikel-dan-opini/artikel/486-manajemen-sumber-daya-manusia-untuk-lsm
http://pangandaraninfo.com/2009/12/20/manajemen-sumber-daya-manusia/
http://www.the-az.com/makalah-manajemen-tentang-administrasi-aberbasis-elektronik-e-administrasi-di-lingkungan-pendidikan/
http://translate.google.co.id/translate?hl=id&langpair=en|id&u=http://www.skyrme.com/insights/8irm.htm
http://putracenter.net/2008/11/21/definisi-manajemen-menurut-para-ahli/

System Development Life Cycle (SLDC)

PENDAHULUAN
Sebelum kita melakukan sesuatu sebaiknya kita melakukan suatu perencanaan yang dibuat agar hasilnya sesuai dengan yang kita harapkan. Karena tidak semua pekerjaan yang akan kita lakukan mendapatkan hasil yang memuaskan untuk diri kita, apalagi jika tidak dilakukan perencanaan sebelumnya. Disini kita akan membahas tentang SLDC, yaitu serangkaian proses yang dilalui dalam pengembangan sistem dimulai dari tahap perencanaan, kemudian penyelidikan terhadap kebutuhan awal sistem (initial requirements) melalui analisa, dilanjutkan dengan perancangan, implementasi, dan pemeliharaan.

KUTIPAN
Menurut Jogiyanto:
• Merencanakan proyek-proyek sistem yang terdiri dari perencanaan jangka pendek dan perencanaan jangka panjang.
• Menentukan proyek-proyek sistem yang akan dikembangkan
• Mendefinisikan proyek-proyek sistem
PEMBAHASAN
Tahapan utama siklus pengembangan sistem terdiri dari :
1. Perencanaan Sistem (Systems Planning)
Lebih menekankan pada aspek studi kelayakan pengembangan sistem (feasibility study). Aktivitas-aktivitas yang ada meliputi :
• Pembentukan dan konsolidasi tim pengembang.
• Mendefinisikan tujuan dan ruang lingkup pengembangan.
• Mengidentifikasi apakah masalah-masalah yang ada bisa diselesaikan melalui pengembangan sistem.
• Menentukan dan evaluasi strategi yang akan digunakan dalam pengembangan sistem.
• Penentuan prioritas teknologi dan pemilihan aplikasi.
2. Analisis Sistem (Systems Analysis)
Analisa sistem adalah tahap di mana dilakukan beberapa aktivitas berikut:
• Melakukan studi literatur untuk menemukan suatu kasus yang bisa ditangani oleh sistem.
• Brainstorming dalam tim pengembang mengenai kasus mana yang paling tepat dimodelkan dengan sistem.
• Mengklasifikasikan masalah, peluang, dan solusi yang mungkin diterapkan untuk kasus tersebut.
• Analisa kebutuhan pada sistem dan membuat batasan sistem.
• Mendefinisikan kebutuhan sistem.
3. Perancangan Sistem (Systems Design)
Pada tahap ini, features dan operasi-operasi pada sistem dideskripsikan secara detail. Aktivitas-aktivitas yang dilakukan adalah:
• Menganalisa interaksi obyek dan fungsi pada sistem.
• Menganalisa data dan membuat skema database.
• Merancang user interface.
4. Implementasi Sistem (Systems Implementation)
Tahap berikutnya adalah implementasi yaitu mengimplementasikan rancangan dari tahap-tahap sebelumnya dan melakukan uji coba.
Dalam implementasi, dilakukan aktivitas-aktivitas sebagai berikut:
• Pembuatan database sesuai skema rancangan.
• Pembuatan aplikasi berdasarkan desain sistem.
• Pengujian dan perbaikan aplikasi (debugging).
5. Pemeliharaan Sistem (Systems Maintenance)
Dilakukan oleh admin yang ditunjuk untuk menjaga sistem tetap mampu beroperasi secara benar melalui kemampuan sistem dalam mengadaptasikan diri sesuai dengan kebutuhan.
PENUTUP
Semua yang akan kita lakukan sebaiknya perlu diawali dengan analisa, dilanjutkan dengan perancangan, implementasi, dan pemeliharaan agar hasilnya sesuai dengan yang kita harapkan. Tak sedikit orang yang akan melakukan pekerjaan/sesuatu tanpa di awali dengan perencanaan, hasilnya tidak sesuai dengan yang diharapkan.

REFERENSI
http://www.total.or.id/info.php?kk=System%20Development%20Life%20Cycle
http://id.wikipedia.org/wiki/SDLC
http://www.ittelkom.ac.id/library/index.php?view=article&catid=20%3Ainformatika&id=196%3Aexpert-system-development-lifecycle&option=com_content&Itemid=15
http://teknologi.kompasiana.com/terapan/2010/09/28/system-development-life-cycle-sdlc/
http://www.apriza.net/blog/2010/05/system-development-life-cycle-sldc/
http://yuliagroups.wordpress.com/system-development-life-cycle-sdlc/
http://fitrinurlaelasari.blog.upi.edu/2009/06/15/sdlc-systems-development-life-cycle/
http://www.edison.web.id/misc/system-development-life-cycle/
http://blog.aguskurniawan.net/post/Security-Development-Lifecycle.aspx
http://kelassisteminformasi.blogspot.com/2009/10/sdlc-system-development-life-cycle.html
http://www.kubudewata.com/index.php/sim-dan-disain/97-sdlc-menurut-ahli

KOMUNIKASI DATA

PENDAHULUAN
Dalam kehidupan sehari-hari pasti setiap orang melakukan komunikasi. Baik komunikasi secara lisan maupun tulisan. Dalam komunikasi tersebut terdapat dua pihak yang saling berhubungan, yaitu pihak pemberi komunikasi dan pihak lainnya sebagai penerima komunikasi. Begitu pula dalam pembahasan kali ini yang akan membahas tentang komunikasi data.
KUTIPAN
1. Everett M. Rogers, Komunikasi adalah proses dimana suatu ide dialihkan dari sumber kepada suatu penerima atau lebih, dengan maksud untuk mengubah tingkah laku mereka. (pengantar Ilmu komunikasi, 1998, hal 20, Prof. Dr. Hafied Cangara, M. Sc.) (Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar , 2005, hal 62, Dedy Mulyana)
2. Rogers & D. Lawrence Kincaid, 1981, Komunikasi adalah suatu proses dimana dua orang atau lebih membentuk atau melakukan pertukaran informasi dengan satu sama lainnya, yang pada gilirannya akan tiba pada saling pengertian yang mendalam. (pengantar Ilmu komunikasi, 1998, hal 20, Prof. Dr. Hafied Cangara, M. Sc.)
PEMBAHASAN
Pengertian Komunikasi Data, Telekomunikasi dan Pengolahan Data
Komunikasi data merupakan gabungan dari teknik telekomunikasi dengan teknik pengolahan data.
• Telekomunikasi adalah segala kegiatan yang berhubungan dengan penyaluran informasi dari titik ke titik yang lain;
• Pengolahan data adalah segala kegiatan yang berhubungan dengan pengolahan data;
• Gabungan kedua tehnik ini selain disebut dengan komunikasi data juga disebut dengan teleprocessing (pengolahan jarak jauh);
• Secara umum komunikasi data dapat dikatakan sebagai proses pengiriman informasi (data) yang telah diubah dalam suatu kodetertentu yang telah disepakati melalui media listrik atau elektro-optik dari titik ke titik yang lain;
• Sistem komunikasi data adalah jaringan fisik dan fungsi yang dapat mengakses komputer untuk mendapatkan fasilitas seperti menjalankan program, mengakses basis data, melakukan komunikasi dengan operator lain, sedemikian rupa sehingga semua fasilitas berada pada terminalnya walaupun secara fisik berada pada lokasi yang terpisah.

Keuntungan Komunikasi Data
a. Pengumpulan dan persiapan data
Bila pada saat pengumpulan data digunakan suatu terminal cerdas maka waktu untuk pengumpulan data dapat dikurangi sehingga dapat mempercepat proses (menghemat waktu).
b. Pengolahan data
Karena komputer langsung mengolah data yang masuk dari saluran transmisi (efesiensi).
c. Distribusi
Dengan adanya saluran transmisi hasil dapat langsung dikirim kepada pemakai yang memerlukannya.
Kendala Komunikasi Data
a. Waktu tanggap sistem
Adalah ukuran kecepatan operasi Sistem. Pada Sejumlah Sistem, waktu tanggap yang cepat merupakan hal yang sangat penting.
Misalnya ATM. Dalam pengambilan uang lewat ATM dimana saat pemakai mengetik nomor identifikasi dan mengisikan jumlah uang yang akan diambil, pemakai pasti mengharapkan agar mesin ATM memberikan tanggapan dalam waktu singkat.
b. Throughput
Adalah ukuran beban dari sistem tersebut berupa presentase waktu yang diperlukan dalam mengirim sejumlah pesan melewati sambungan komunikasi data. Keluaran dari sistem harus setinggi mungkin agar pemakaian jalur dan terminal yang sangat mahal dapat diperoleh secara maksimum. Terminal-terminal harus dapat dioperasikan semudah mungkin untuk mengurangi faktor kesalahan manusia dan juga mempertinggi kecepatan operasi.
c. Manusia
Faktor manusia sangat penting diperhatikan. Khususnya di situasi terminal sering dipakai oleh pengguna yang tidak terlatih seperti mesin ATM.

Tujuan Komunikasi Data
a. Memungkinkan pengiriman data dalam jumlah besar efesien, tanpa kesalahan dan ekonomis dari suatu tempat ketempat yang lain;
b. Memungkinkan penggunaan sistem komputer dan peralatan pendukung dari jarak jauh (remote computer use);
c. Memungkinkan penggunaan komputer secara terpusat maupun secara tersebar sehingga mendukung manajemen dalam hal kontrol, baik desentralisasi maupun sentralisasi;
d. Mempermudah kemungkinan pengelolaan dan pengaturan data yang ada dalam berbagai macam sistem komputer;
e. Mengurangi waktu untuk pengolahan data;
f. Mendapatkan data langsung dari sumbernya (mempertinggi kehandalan);
g. Mempercepat penyebarluasan informasi.

PENUTUP

Segala sesuatunya pasti ada kekurangan dan kelebihannya, begitu pula dengan komunikasi data. Tetapi dengan adanya kelebihan tersebut, kekurangan-kekurangan yang menjadi kendala, akan tertutupi jika semua kendala tersebut menjadi acuan dan tantangan untuk mencapai tujuan yang hendak dicapai.

REFERENSI

http://my.opera.com/idoc/blog/show.dml/1652553
http://id.wikipedia.org/wiki/Komunikasi_data
http://apadefinisinya.blogspot.com/2008/05/teori-dasar-komunikasi-data.html
http://komunikasi7.wordpress.com/
http://cangkruk.com/index.php?option=com_content&view=article&id=186%3Akomponen-komdat&catid=55%3Akomunikasi-data&Itemid=178
http://www.globalkomputer.com/Bahasan/Komunikasi-Data.html
http://www.elektroindonesia.com/elektro/tel29.html
http://id.shvoong.com/books/dictionary/1951942-komunikasi-data-dan-jaringan-komputer/
http://www.g-excess.com/id/pengertian-dan-sejarah-jaringan-komunikasi-data.html
http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Peralatan_untuk_Komunikasi_Data_Radio_Paket
http://ikomumm.blogspot.com/2009/03/36-pengertian-komunikasi-menurut-para.html